Kamis, 07 Oktober 2021

KELEBIHAN & KELEMAHAN DARI SETIAP JENIS-JENIS OBSERVASI !!!

 BUATLAH SECARA LENGKAP MENGENAI KELEBIHAN & KELEMAHAN DARI SETIAP JENIS-JENIS OBSERVASI !!!

 

1. Observasi Systematis

Kelebihan

Kekurangan

Ø Tujuan / tema yang akan di observasi tersusun secara jelas

Ø  Umumnya observasi sistematik dilakukan dalam jangka waktu pendek

 

Ø Membutuhkan waktu yang cukup lama jika hanya satu observer

Ø Membutuhkan alat-alat tertentu seperti lembar observasi

 

 

2. Obsevasi Unsystematis

Kelebihan

Kekurangan

Ø Umumnya observasi sistematik dilakukan dalam ja ngka waktu pendek.

Ø Tidak Membutuhkan alat-alat tertentu seperti lembar observasi

Ø Tujuan / tema yang akan di observasi tidak tersusun secara jelas.

 

 

3. Observasi Eksperimental

Kelebihan

Kekurangan

Ø   kesempatan bagi observer untuk mengamati sifat-sifat tertentu yang sangat jarang sekali muncul dalam keadaan normal semisal ke beranian, ataupun reaksi terhadap frustasi

Ø  Peneliti mudah untuk membandingkan antara 1 orang dengan orang yang lain karen ada kontrol yang kuat

Ø  Faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku telah dikontrol sehingga tinggal 1 atau 2 faktor yang diamati dari satu karya observasi dapat memunculkan banyak pengetahuan daripada observer natural yang dilakukan dalam waktu yang lama.

Ø Memakan waktu dalam membuat situasi terlihat sedemikian rupa agar observee tidak mengetahui bahwa dirinya sedang di observasi

Ø  Sangat bergantung pada kemampuan observer terutama dalam hal ketelitian dan kecekatan dalam mencatat hal-hal spontanitas yang dihasilkan observee

 

4. Obsevasi Natural

Kelebihan

Kekurangan

Ø  Perilaku yang dimunculkan subyek tidak dibuat-buat atau terjadi secara alamiah. 

Ø Waktu yang digunakan cukup lama Kelebihan dan Kekurangan

 

 

5. Obsevasi Partisipan

Kelebihan

Kekurangan

Ø Menyajikan media obyek secara nyata tanpa manipulasi

Ø  Mudah pelaksaanya

Ø  Data yang dikumpulkan dari teknik observasi ini cenderung mempu nyai keandalan yang tinggi karena langsung dari sumbernya

Ø  Melalui observasi, pengamat dapat mengidentifikasikan dan meng gambarkan lingkungan fisik dari kegiatan penelitian yang berlangs ung

Ø Mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang konteks yang a kan diteliti

Ø Memungkinkan peneliti untuk bersikap terbuka, berorientasi pada pembuktian dan mempertahankan pilihan untuk mendekati permas alahan secara induktif

Ø Mendapatkan informasi yang tidak disadari oleh subjek peneltiian

Ø Mendapatkan data-data yang tidak terungkap melalui wawancara

Ø Observee bisa jadi tidak mengetahui bahwa mereka sedang diobservasi, sehingga perilaku yang nampak diharapkan wajar atau tidak dibuat – buat.

 

Ø Terdapat sebagian kejadian yang tidak mungkin diamati secara langsung dan hanya dapat diperoleh informasinya melalui surat menyurat atau wawancara pribadi, seperti kejadian-kejadian yang berhubungan dengan kehidupan pribadi individu

Ø Ada juga yang masih dianggap sebagai kelemahan dalam observasi partisipasi ialah interpretasi peneliti dalam menggambarkan hasil peng amatan.

Ø Karena peneliti barada bersama dengan para informan, maka peneliti dituntut untuk reflektif dan mampu menjauhkan diri dari kekerdilan interpretasi, ketidak lengkapan observasi yang ada dalam struktur yang diamati

Ø Observasi partisipan mengandung kelemahan, terutama berkaitan dengan kecermatan dalam melakukan pengamatan dan pencatatan, sebab ketika observer terlibat langsung dalam aktifitas yang sedang dilakukan observee, sangat mungkin observer tidak bisa melakukan pengamatan dan pencatatan secara detail.

 

 

 

6. Obsevasi Non-Paertisipan

Kelebihan

Kekurangan

Ø Metode ini sebagai pelengkap metode lain

Ø Kejadian yang serempak dapat diamati dan dicatat secara serempk pula dengan memperbanyak observer.

Ø observer bisa melakukan pengamatan dan pencatatan secara detail dan cermat terhadap segala aktivitas yang dilakukan observee.

Ø Terbatasi oleh lamanya kelangsungan kejadian yang bersangku tan.

Ø Observer akan bertingkah laku tidak wajar/dibuat-buat jika tahu bahwa dirinya sedang di observasi

Ø  Pengumpulan data dengan observasi non partisipan ini tidak akan mendapatkan data yang mendalam, dan tidak sampai pada tingkat makna. Makna adalah nilai-nilai di balik perilaku yang tampak, yang terucapkan dan yang tertulis Tujuan / tema yang akan di observasi tidak tersusun secara jelas.

Ø Disisi lain, bentuk ini juga memiliki kelemahan yaitu bila observee mengetahui bahwa mereka sedang diobeservasi, maka perilakunya biasanya buat – buat atau tidak wajar. Akibatnya, observer tidak mendapatkan data yang asli.

 

 

 

7. Observasi Unobtrusive

Kelebihan

Kekurangan

Ø  Tidak mengubah perilaku natural subjek.

Ø Dapat dilakukan dengan alat ataupun menyembunyikan identitas sebagai observer

Ø Dalam memgumpulkan informasi dan membuat kesimpulan terkadang company record tidak menyediakan data yang dapat digunakan oleh konsultan.

Ø Tetap menimbulkan bias tersendiri

 

 

8. Observasi Obtrusive

Kelebihan

Kekurangan

Ø Memungkinkan untuk mengajukan banyak pertanyaan yang memerlukan waktu yang panjang.

Ø Memungkinkan bagi pewawancara untuk memahami kompleksitas masalah dan menjelaskan maksud penelitian kepada responden.

Ø Partisipasi responden lebih tinggi dibandingkan teknik kuesioner.

Ø Kemungkinan jawaban responden bias karena terpengaruh pewawancara.

Ø Memerlukan banyak biaya dan tenaga jika jumlah responden relatif banyak dan lokasi wawancara secara geografis terpencar.

Ø Kelemahan utama teknik ini adalah responden tidak mengembalikan kembali kuesioner

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Subscribe Bos Q