Selasa, 09 Februari 2021

Partisipasi Politik (Ali Muhyidin)

 
Partisipasi Politik
Oleh: Ali Muhyidin
Pengajar Departemen llmu Politik UI


Definition
“those activities by private citizens that are more or less directly
aimed at influencing the selection of governmental personnel and/or
the actions they take (Verba and Nie, 1972)
the act of taking part in the formulation, passage or
implementation of public policies, regardless of whether these
acts are successful or effective (Heywood, 2013).
Ramlan Surbakti (1992): Keikutsertaan warga negara biasa
dalam menentukan segala keputusan yang menyangkut atau
memengaruhi hidupnya.
34
Partisipasi
1. Partisipasi = kontrol pemerintahan/pemerintahan
2. Partisipasi dalam pemilu = penentuan siapa yang akan
mengelola negara/pemerintahan
Not In My Backyard
(Tidak di halaman belakang saya)
Apakah partisipasi
(politik) selalu
berdampak positif?
Kasus
8
1. Di Pakisitan, partisipasi komunitas dalam proyek pembangunan
berdampak positif JIKA keterlibatan tersebut terkait hal non technical
2. Di India, partisipasi dan keterlibatan perempuan dalam pengambilan
keputusan dan pelaksanaan keputusan berdampak positif terharap
pembangunan di tingkat lokal
3. Di Indonesia?Piramida Partisipasi Politik
Pemain
Penonton
Apatis
Supply and Demand
1. Demand (institusi dan aturan)
2. Suppy (sumber daya, motivasi,
jaringan sosial)
Partisipasi Politik
1. Mencoblos pada saat Pemilu
2. Terlibat dalam kampanye politik; donasi
3. Terlibat dalam aktivitas komunitas /voluntarisme
4. Demonstrasi; isi petisi; boykot
5. Diskusi politik dan Sosmed
Halangan
dalam
partisipasi
politik
Kemiskinan
Pendidikan
Stigma/diskriminasi
Difabel
Partisipasi dan Pemilu di Negara Berkembang
1. Loyalitas pada kelompok > loyalitas pada institusi
negara
2. Partisipasi politik lebih bersifat informal
3. Agama dan pemimpin lokal punya pengaruh besar
4. Voting = dukungan
5. Voting = perubahan
6. Voting = pemilihan
Pemilu sebagai salah satu
indikator partisipasi politik
Kenapa Partisipasi dalam Pemilu
1. Pengakuan akan kedaulatan melalui hak suara
universal
2. Hak untuk memilih dan dipilih
3. Kebebasan untuk menentukan pilihan dan
jaminan kedaulatan
4. Legitimasi dan menjaga responsivitas
pemerintah
Oleh karena itu, pemilih
harus
mengetahui
Program/Platform Partai
Background kandidat dan
performance dari inkumbemBagaimana dengan pemilu di negara tidak
demokratis
1. Tetap dilakukan untuk mendapatkan legitimasi
2. Mengetahui preferensi masyarakat
3. Bahkan untuk merespon “pemberontak”
Isu lain
1. Engagement masyarakat ditingkatkan
dengan rekrutment
2. Leadership
3. Penggunaan Sosial Media
4. Petisi Online (#savekomodo, #rejection of
omnibus law etc..)
“One of the penalties for refusing to
participate in politics is that you end up
being governed by your inferiors.”
(Plato 423-437 BC)
Partisipasi Generasi Muda
“young people are less concerned with politics, less politically
knowledgeable, do not participate in social or political activities, are
more apathetic, and have low levels of political interest” (Quintelier,
2007)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Subscribe Bos Q