IDEOLOGI
POLITIK
Hurriyah
hurriyah@ui.ac.id
Departemen Ilmu Politik
FISIP UI
Yuk diskusi sebentar…
• Apa sih ideologi itu?
• Mengapa ideologi penting?
• Apa sih bedanya ide dengan ideologi?
• Lalu apa itu ideologi politik?
• Mengapa sering terjadi persaingan atau perang
ideologi?
• Adakah ideologi politik yang berbahaya?
Apa itu ideologi?
• Idéo, yang berarti ide, cita-cita, gagasan,
pemahaman, memandang, atau melihat.
• Logie, yang berarti logika atau alasan.
Asal Kata
• Luas: kelompok cita-cita, nilai dasar dan
keyakinan yang dijunjung tinggi sebagai
pedoman normatif.
• Sempit: gagasan/teori menyeluruh tentang
makna hidup dan nilai-nilai yang menentukan
bagaimana individu harus hidup dan bertindak
Pengertian Beberapa definisi
• Kumpulan gagasan yang secara logis berkaitan (idealogic), dan mengidentifikasi prinsip
prinsip atau nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi politik dan perilaku (Carlton
C. Rodee)
• Sintesis dari pemikiran-pemikiran fundamental yang didasarkan pada konsep kehidupan
(Francis Bacon)
• Ideologi produk kebudayaan dari suatu masyarakat (G.W.F. Hegel)
• Cita-cita kemasyarakatan (Koentjaraningrat)
• visi atau sistem nilai yang komprehensif dan juga mendalam tentang bagaimana cara
terbaik, yang secara moral benar dan adil, mengatur perilaku bersama dalam berbagai
aspek dan bidang-bidang kehidupan (Alfian)
Bedanya dengan “ide”
• Meskipun memiliki beberapa
kesamaan, tetapi ideologi berbeda
dengan “ide.”
• Ideologi lebih merupakan
seperangkat ide-ide yang saling
berhubungan secara logis.
• Ideologi punya karakteristik, fungsi
dan daya pengaruh yang jauh lebih
besar dan bertahan lama daripada
“ide”Karakteristik
ideologi
• Komprehensif. Menyeluruh, menyentuh banyak
aspek-aspek hidup kemasyarakatan
• Pervasif. Membentuk keyakinan dan tindakan
politik banyak orang dan dikenal dalam jangka
waktu lama
• Ekstensif. Melibatkan banyak orang
pendukungnya dalam banyak peran politik dan
bisa melibatkan banyak negara
• Intensif. Komitmen untuk mendukungnya kuat Fungsi
ideologi
• Legitimasi. Memberikan dasar legitimasi pada
pemerintah
• Perlawanan. Menjadi dasar untuk menentang
kekuasaan status quo
• Pemersatu. Mempersatukan rakyat
• Pedoman. Memberikan pedoman untuk memilih
kebijakan dan perilaku politik
• Komunikasi. Prinsip perjuangan yang menjadi
alat komunikasi simbolis antara pemimpin dan
massaKomponen ideologi
Nilai-nilai
Konsepsi tentang sifat
dasar manusia
Strategi perjuangan
Taktik politik
Visi tentang masyarakat
politik yang ideal Apa itu ideologi?
Cara berpikir dalam kaitannya dengan nilai, keyakinan, dan ide.
Apa itu ideologi politik?
Sistem kepercayaan, nilai dan ide yang terorganisir dengan erat;
membentuk dasar filsafat politik; dan menginspirasi tindakan-tindakan
politik
Ideologi dan ideologi politikSpektrum ideologi politikIdeologi-ideologi besar dunia
1. LIBERALISME
2. KOMUNISME
3. SOSIALISME
4. FASISMELiberalisme
• Kelahirannya terkait dengan masa Renaissanse dan Revolusi
Perancis: gagasan “kebebasan, persamaan dan
persaudaraan”, mengacu pada aspirasi kaum borjuis Perancis
yang merasa dikekang oleh lembaga kebangsawanan yang
dikuasai oleh monarki absolut.
• Asumsi-asumsi dasar:
• Nilai-nilai doktrin yang diutamakan adalah kebebasan
individu, bahwa individu memiliki kebebasan dan
persamaan di dalam masyarakat.
• Perkembangan kapasitas individu merupakan syarat
mutlak bagi perkembangan masyarakat secara umum.
• Peranan negara dan pemerintah hanya sebagai “penjaga
malam” (night-state watch). Hanya dapat campur tangan
apabila terjadi masalah yang mengganggu kepentingan
kebebasan individu. Komunisme
• Merupakan antitesis terhadap asumsi-asumsi liberalisme. Mencita
citakan terbentuknya tipe masyarakat dimana kekayaan diserahkan
kepada komunitas, dan tiap-tiap warga masyarakat bekerja untuk
kebaikan bersama menurut kemampuannya dan diberi upah sesuai
dengan kebutuhannya.
• Asumsi-asumsi dasar:
• Kebebasan individu yang terlalu besar justru menyebabkan
kesenjangan dan kemiskinan.
• Masyarakat direfleksikan melalui dua kelas yang saling berkonflik
(class-conflict), yaitu kelas proletar yang menjadi “the opressed”
dan kelas borjuis yang menjadi “ruling class”, dan menyebabkan
terjadinya revolusi proletariat.
• Peran negara pasca revolusi dominan untuk mengatur
pembagian ekonomi secara merata hingga kelas-kelas dalam
masyarakat hilang, sampai akhirnya terbentuknya “masyarakat
tanpa kelas” Sosialisme
• Varian dari ideologi komunisme yang mencoba
melihat masalah kesenjangan sosial masyarakat
dari sisi yang lebih “soft”
• Sebuah teori politik dengan ajaran-ajaran utama
seperti kepemilikan kolektif atas alat-alat produksi
dan, sejauh dimungkinkan, pertukaran pasar harus
digantikan oleh bentuk distribusi lain yang
didasarkan pada kebutuhan sosial.
• Untuk mengatasi konflik dan kesenjangan, yang
dibutuhkan adalah peran negara untuk
menyediakan kebutuhan pendidikan, sarana dan
prasarana, dsb. Hal ini bisa dilakukan tanpa perlu
revolusi.Fasisme
• Istilah ini dipergunakan sebagai simbol kekuatan
dimana bermacam unsur menyatu, simbol
pengabdian, loyalitas, pengakuan, dan kepatuhan atas
otoritas negara sebagai sumber dari segala sumber
hukum, dan kepatuhan terhadap perintah dalam
semua aspek kehidupan nasional.
• Muncul sebagai reaksi kekecewaannya terhadap
kapitalisme dan demokrasi. Ideologi ini muncul dalam
situasi masyarakat modern.
• Doktrin “negara totaliter” (totalitarianisme), dengan
konsep “bangsa” sebagai suatu konsep yang integral
secara utuh. Anti-demokrasi
• Konsepsi tentang superioritas ras, anti-semitisme.Apa yang membuat ideologi bertahan?
• Dimensi realitas. Ideologi merupakan nilai-nilai dasar yang secara riil hidup
dalam kebudayaan dan pengalaman sejarah manusia.
• Dimensi idealisme. Ideologi merupakan nilai-nilai dasar yang berwujud visi
ke depan sebagai cita-cita orang yang menganutnya.
• Dimensi pengembangan. ideologi merupakan nilai-nilai dasar yang
berwujud keluwesan untuk mempelajari adanya perbedaan nilai dalam
masyarakatAgen-agen kunci
transmisi ideologi
Institusi keluarga
Institusi sosial
Institusi pendidikan
Institusi ekonomi
Institusi politik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar